Published
27 Mar 2026

Bhayangkara Presisi Kembali Rekrut Bintang Dunia demi Target Juara Asia di Rumah Sendiri

Isact

Author

Thumbnail

Generative AI - Gemini AI

Bhayangkara Presisi Kembali Rekrut Bintang Dunia

Klub bola voli Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi ajang bergengsi tingkat Asia, AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Sebagai langkah memperkuat tim, mereka secara resmi merekrut kembali pemain asing andalannya, Noumory Keita, untuk bertanding di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13–17 Mei mendatang.

Kehadiran Pemain Kelas Dunia dari Mali

Noumory Keita adalah pemain posisi penyerang utama (opposite hitter) asal Mali yang memiliki reputasi internasional. Keita sebelumnya pernah membela Bhayangkara Presisi pada musim 2023/2024 sebelum akhirnya berkarier di liga voli profesional Italia bersama klub Rana Verona. Pengalamannya bermain di liga-liga elite Eropa diharapkan dapat memberikan keunggulan taktis dan daya gedor lebih bagi tim Indonesia saat menghadapi klub-klub raksasa dari negara Asia lainnya.

Persiapan Matang dan Penambahan Kekuatan Lokal

Selain mengandalkan tenaga asing, manajemen Bhayangkara Presisi juga berencana menambah kekuatan dari deretan pemain lokal terbaik guna memperdalam komposisi skuad. Pengalaman tim yang sudah dua kali berpartisipasi dalam kejuaraan ini menjadi modal penting bagi mereka untuk memetakan kekuatan lawan yang sebagian besar sudah cukup dikenal.

Dua Perwakilan Indonesia dan Hasil Undian

Pada edisi tahun ini, Indonesia akan diwakili oleh dua tim dengan peran yang berbeda: - Jakarta Bhayangkara Presisi: Tim utama yang ditargetkan meraih prestasi tertinggi. Berdasarkan hasil undian, mereka akan berhadapan dengan klub asal Kazakhstan, Zhaiyk VC. - Jakarta Garuda Jaya: Tim yang difokuskan untuk pembinaan pemain muda berbakat. Mereka dijadwalkan akan bertemu lawan tangguh asal Iran, Foolad Sirjan Iranian.

Misi Meraih Gelar Juara di Hadapan Pendukung Sendiri

Bhayangkara Presisi memiliki catatan prestasi yang stabil di tingkat Asia, yakni meraih posisi kedua (runner-up) pada tahun 2024 dan posisi ketiga pada tahun 2025. Dengan status sebagai tuan rumah pada tahun 2026 ini, ambisi tim sudah bulat: mengonversi prestasi tahun-tahun sebelumnya menjadi gelar juara pertama.

Melalui perpaduan pemain asing kelas dunia dan talenta lokal terbaik, Indonesia optimis dapat menorehkan sejarah baru dengan mengangkat trofi juara Asia di

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

KAMCUP
KAMCUP Assistant

Halo! Selamat datang di KAMCUP Bot!

Ketik 'menu' untuk melihat pilihan atau 'help' untuk bantuan.