Published
27 Apr 2026

Grand Final Proliga 2026: Dua Juara Baru Lahir di Yogyakarta

Isact

Author

Thumbnail

Sumber : AI Generate - Gemini AI, Kompas

Latar Belakang & Lokasi

Kompetisi bola voli indoor tertinggi di Indonesia, Proliga 2026, resmi menutup musimnya di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Partai puncak berlangsung dalam format best of three, di mana tim yang lebih dulu meraih dua kemenangan langsung dinobatkan sebagai juara tanpa perlu menunggu leg ketiga. Grand Final digelar pada 24–25 April 2026 dan mempertemukan empat tim terbaik musim ini, yakni Jakarta LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di sektor putra, serta Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di sektor putri.

Sektor Putra : Jakarta LavAni Bangkit dan Kembali Berjaya

Setelah dua musim berturut-turut harus merelakan trofi kepada rivalnya, Jakarta LavAni Livin' Transmedia akhirnya kembali naik takhta sebagai raja voli putra Indonesia. Di leg kedua grand final, LavAni berhadapan dengan Jakarta Bhayangkara Presisi dan langsung tampil agresif sejak set pertama. Mengandalkan serangan-serangan tajam dari sejumlah pemain andalannya, LavAni berhasil mengunci set pertama dengan skor 25-22.

Di set kedua, Bhayangkara berusaha membalas dengan permainan yang lebih keras, namun LavAni tetap mampu menjaga keunggulan dan menutup set dengan 25-20. Bhayangkara sempat memperkecil ketinggalan di set ketiga dengan kemenangan 25-18, bahkan sempat unggul jauh di set keempat setelah pemain kunci LavAni, Georg Grozer, mengalami cedera dan harus keluar lapangan.

Situasi kritis itu justru memantik semangat juang LavAni. Dipimpin oleh Boy Arnes, mereka perlahan mengejar ketertinggalan dari 8-13 hingga menyamakan kedudukan 14-14, lalu 17-17. Di momen-momen paling menegangkan itu, LavAni tampil tenang dan berhasil mencetak poin-poin krusial hingga akhirnya menutup set keempat sekaligus laga dengan skor 25-22, memastikan kemenangan 3-1 dan meraih gelar juara.

Ini merupakan gelar ketiga LavAni sepanjang sejarah Proliga, setelah sebelumnya berjaya pada musim 2022 dan 2023. Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, dengan sportif mengakui LavAni tampil lebih baik dan pantas meraih kemenangan. Sebagai juara, LavAni mendapatkan hadiah pembinaan senilai Rp400 juta, sementara Bhayangkara Presisi sebagai runner-up membawa pulang Rp250 juta.

Sektor Putri : Pertamina Enduro Pertahankan Mahkota Bersama Megawati

Di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tampil luar biasa konsisten sepanjang musim dan membuktikannya di grand final. Pada leg pertama yang digelar Jumat (24/4), JPE sudah menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Gresik Phonska Plus 3-1. Keesokan harinya, di leg kedua, JPE semakin tak terbendung dengan kemenangan sempurna 3-0 melalui set 25-19, 25-23, dan 25-21.

Kunci utama kemenangan JPE adalah kombinasi pemain lokal dan asing yang berpadu dengan apik. Tiga pemain andalan, yaitu Megawati Hangestri Pertiwi, Irina Voronkova, dan Wilma Salas, menjadi motor serangan yang terus-menerus menggempur pertahanan Gresik Phonska Plus sepanjang dua leg grand final.

Pelatih JPE, Bulent Karslioglu, menyebut kunci keberhasilan timnya terletak pada kesabaran dan disiplin dalam menjalankan strategi. Sementara kapten tim, Tisya Amallya Putri, menegaskan bahwa gelar ini merupakan buah dari kerja keras dan kepercayaan antarrekan setim di lapangan, sekaligus persembahan bagi seluruh suporter setia JPE.

Gelar ini menjadi yang keempat bagi JPE dalam sejarah Proliga, setelah sebelumnya berjaya pada 2014, 2018, dan 2025. Yang membuatnya istimewa, inilah kali pertama JPE meraih trofi bersama Megawati Hangestri, bintang voli Indonesia yang baru bergabung musim ini. Di sisi lain, Gresik Phonska Plus kembali harus puas sebagai runner-up dan semakin memperpanjang penantian gelar pertama mereka sejak pertama kali tampil di Proliga pada tahun 2002.

Klasemen Akhir & Hadiah

Sektor Putra: Jakarta LavAni Livin' Transmedia — Juara (Rp400 juta) Jakarta Bhayangkara Presisi — Runner-up (Rp250 juta) Surabaya Samator Jakarta Garuda Jaya Sektor Putri: Jakarta Pertamina Enduro — Juara (Rp400 juta) Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia — Runner-up (Rp250 juta) Jakarta Electric PLN Mobile Bandung BJB Tandamata

Respons & Apresiasi

Dari pihak Pertamina selaku sponsor utama JPE, Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tim. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa dengan disiplin dan semangat juang tinggi, atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, juga menambahkan bahwa capaian dua musim berturut-turut ini

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

KAMCUP
KAMCUP Assistant

Halo! Selamat datang di KAMCUP Bot!

Ketik 'menu' untuk melihat pilihan atau 'help' untuk bantuan.